Akses Konsultasi Obat melalui kolom Konsultasi Obat, terdapat pada kolom kiri atas Blog ini

Narkotik/Psikotropik

Obat narkotik adalah obat yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan. Pada kemasan ditandai dengan lingkaran warna putih dan tanda palang merah, garis tepi warna hitam. 


Kemasan obat golongan ini ditandai dengan lingkaran yang di dalamnya terdapat palang (+) berwarna merah. Obat narkotika bersifat adiksi dan penggunaannya diawasi dengan ketat, sehingga obat golongan narkotika hanya dapat diperoleh dengan resep dokter yang asli (tidak dapat menggunakan kopi resep). Contoh dari obat narkotika/Psikotropik antara lain: pada bagian bawah coretan ini. Dalam bidang kedokteran, obat-obat narkotika biasa digunakan sebagai anestesi/obat bius dan analgetika/obat penghilang rasa sakit. DUNIA FARMASI

Obat Psikotropik adalah obat yang secara efektif dapat mempengaruhi susunan saraf pusat dan akan mempengaruhi tingkah laku dan aktivitas.

logo Obat Psikotropik

Menurut UU No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dan psikotropika digolongkan menjadi : beserta contohnya
  1. Psikotropika golongan I yaitu psikotropika yang tidak digunakan untuk tujuan pengobatan dengan potensi ketergantungan yang sangat kuat, contohnya antara lain : Broloamfetamine atau DOB ((±)-4-bromo-2,5-dimethoxy-alpha-methylphenethylamine),  Cathinone ((x)-(S)-2-aminopropiophenone), DET (3-[2-(diethylamino)ethyl]indole), DMA ( (±)-2,5-dimethoxy-alpha-methylphenethylamine), DMHP ( 3-(1,2-dimethylheptyl)-7,8,9,10-tetrahydro-6,6,9-trimethyl-6H- dibenzo[b,d]pyran-1-olo ), DMT ( 3-[2-(dimethylamino)ethyl]indole), DOET ( (±)-4-ethyl-2,5-dimethoxy-alpha-phenethylamine), Eticyclidine - PCE ( N-ethyl-1-phenylcyclohexylamine ), Etrytamine ( 3-(2-aminobutyl)indole ), Lysergide - LSD, LSD-25 (9,10-didehydro-N,N-diethyl-6-methylergoline-8beta-carboxamide), MDMA ((±)-N,alpha-dimethyl-3,4-(methylene-dioxy)phenethylamine), Mescaline (3,4,5-trimethoxyphenethylamine), Methcathinone ( 2-(methylamino)-1-phenylpropan-1-one ), 4-methylaminorex ( (±)-cis-2-amino-4-methyl-5-phenyl-2-oxazoline ), MMDA (2-methoxy-alpha-methyl-4,5-(methylenedioxy)phenethylamine), N-ethyl MDA ((±)-N-ethyl-alpha-methyl-3,4-(methylenedioxy)phenethylamine), N-hydroxy MDA ((±)-N-[alpha-methyl-3,4-(methylenedioxy)phenethyl]hydroxylamine), Parahexyl (3-hexyl-7,8,9,10-tetrahydro-6,6,9-trimethyl-6H-dibenzo[b,d]pyran-1-ol), PMA (p-methoxy-alpha-methylphenethylamine), Psilocine, psilotsin (3-[2-(dimethylamino)ethyl] indol-4-ol), Psilocybine (3-[2-(dimethylamino)ethyl]indol-4-yl dihydrogen phosphate), Rolicyclidine - PHP,PCPY ( 1-(1-phenylcyclohexyl)pyrrolidine ), STP, DOM (2,5-dimethoxy-alpha,4-dimethylphenethylamine), Tenamfetamine - MDA (alpha-methyl-3,4-(methylenedioxy)phenethylamine), Tenocyclidine - TCP (1-[1-(2-thienyl)cyclohexyl]piperidine), Tetrahydrocannabinol, TMA ((±)-3,4,5-trimethoxy-alpha-methylphenethylamine)
  2. Psikotropika golongan II,yaitu psikotropika yang berkhasiat terapi tetapi dapat menimbulkan ketergantungan. contohnya antara lain : Amphetamine ((±)-alpha-methylphenethylamine), Dexamphetamine ((+)-alpha-methylphenethylamine), Fenetylline (7-[2-[(alpha-methylphenethyl)amino] ethyl]theophylline), Levamphetamine ((x)-(R)-alpha-methylphenethylamine), Levomethampheta-mine ((x)-N,alpha-dimethylphenethylamine), Mecloqualone (3-(o-chlorophenyl)-2-methyl-4(3H)- quinazolinone), Methamphetamine ((+)-(S)-N,alpha-dimethylphenethylamine), Methamphetamineracemate ((±)-N,alpha-dimethylphenethylamine), Methaqualone (2-methyl-3-o-tolyl-4(3H)-quinazolinone), Methylphenidate (Methyl alpha-phenyl-2-piperidineacetate), Phencyclidine - PCP (1-(1-phenylcyclohexyl)piperidine), Phenmetrazine (3-methyl-2-phenylmorpholine)
    Secobarbital (5-allyl-5-(1-methylbutyl)barbituric acid), Dronabinol atau delta-9-tetrahydro-cannabinol ((6aR,10aR)-6a,7,8,10a-tetrahydro-6,6,9-trimethyl-3-pentyl-6H- dibenzo[b,d]pyran-1-ol), Zipeprol (alpha-(alpha-methoxybenzyl)-4-(beta-methoxyphenethyl)-1-piperazineethanol)
  3. Psikotropika golongan III, yaitu psikotropika dengan efek ketergantungannya sedang dari kelompok hipnotik sedatif contohnya antara lain  Amobarbital (5-ethyl-5-isopentylbarbituric acid), Buprenorphine (2l-cyclopropyl-7-alpha-[(S)-1-hydroxy-1,2,2-trimethylpropyl]-6,14- endo-ethano-6,7,8,14-tetrahydrooripavine)
    Butalbital (5-allyl-5-isobutylbarbituric acid), Cathine / norpseudo-ephedrine ((+)-(R)-alpha-[(R)-1-aminoethyl]benzyl alcohol), Cyclobarbital (5-(1-cyclohexen-1-yl)-5-ethylbarbituric acid), Flunitrazepam (5-(o-fluorophenyl)-1,3-dihydro-1-methyl-7-nitro-2H-1,4-benzodiazepin-2-one), Glutethimide (2-ethyl-2-phenylglutarimide), Pentazocine ((2R*,6R*,11R*)-1,2,3,4,5,6-hexahydro-6,11-dimethyl-3-(3-methyl-2-butenyl)-2,6-methano-3-benzazocin-8-ol), Pentobarbital (5-ethyl-5-(1-methylbutyl)barbituric acid)
  4. Psikotropika golongan IV, aitu psikotropika yang efek ketergantungannya ringan. contohnya antara lain : Clotiazepam (5-(o-chlorophenyl)-7-ethyl-1,3-dihydro-1-methyl-2H-thieno [2,3-e] -1,4-diazepin-2-one), Cloxazolam (10-chloro-11b-(o-chlorophenyl)-2,3,7,11b-tetrahydro-oxazolo- [3,2-d][1,4]benzodiazepin-6(5H)-one), Delorazepam (7-chloro-5-(o-chlorophenyl)-1,3-dihydro-2H-1,4-benzodiazepin-2-one), Diazepam (7-chloro-1,3-dihydro-1-methyl-5-phenyl-2H-1,4-benzodiazepin-2-one), Estazolam (8-chloro-6-phenyl-4H-s-triazolo[4,3-a][1,4]benzodiazepine), Ethchlorvynol (1-chloro-3-ethyl-1-penten-4-yn-3-ol), Ethinamate (1-ethynylcyclohexanolcarbamate), Ethyl loflazepate (ethyl 7-chloro-5-(o-fluorophenyl)-2,3-dihydro-2-oxo-1H-1,4-benzodiazepine-3-carboxylate), Fencamfamin (N-ethyl-3-phenyl-2-norborananamine), Fenproporex ((±)-3-[(alpha-methylphenylethyl)amino]propionitrile), Fludiazepam (7-chloro-5-(o-fluorophenyl)-1,3-dihydro-1-methyl-2H-1,4-benzodiazepin-2-one), Flurazepam (7-chloro-1-[2-(diethylamino)ethyl]-5-(o-fluorophenyl)-1,3-dihydro-2H-1,4-benzodiazepin-2-one), Halazepam (7-chloro-1,3-dihydro-5-phenyl-1-(2,2,2-trifluoroethyl)-2H-1,4-benzodiazepin-2-one), Haloxazolam (10-bromo-11b-(o-fluorophenyl)-2,3,7,11b-tetrahydrooxazolo [3,2-d][1,4]benzodiazepin-6(5H)-one), Ketazolam (11-chloro-8,12b-dihydro-2,8-dimethyl-12b-phenyl-4H-[1,3]oxazino[3,2-d][1,4]benzodiazepine-4,7(6H)-dione), Lefetamine - SPA ((x)-N,N-dimethyl-1,2-diphenylethylamine)
Sumber : UU Narkotika no.35 Tahun 2009
Aji Wibowo,S.Farm.,Apt.,M.P.H
Semoga Bermanfaat Wallahu a’lam bishshawab
 

18 comments :

  1. Replies
    1. sama-sama mba' lely, saya tunggu komentarnya di coretan lain yaa..

      Delete
  2. Mas Frisium itu bukan diazepam tp clobazam. Klo g percaya coba cek MIMS ajah..
    Thx

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih untuk koreksinya mba valvayandra, saya kurang teliti memasukan merk obat dengan zat aktif diazepam

      Delete
  3. aku mau nanya dong. klo resep psikotropik itu boler iter ga?

    ReplyDelete
    Replies
    1. berdasarkan surat edaran Ditjen POM Nomor 336/E/SE/77 disebutkan sesuai pasal 7 ayat 2 UU RI Nomor 9 tahun 1976 tentang narkotika, apotek DILARANG mengulangi menyerahkan narkotika atas resep yang sama dari seorang dokter atau atas dasar salinan resep

      Delete
    2. surat pembeliannya jgha 4 kartu ya?

      Delete
    3. surat pesanan Narkotik terdapat 5 lembar surat pesanan. surat pesanan psikotropik 2 sampai 3 lembar khusus untuk obat psikotropik tidak dicampur dengan golongan obat lain.

      ralat jawaban putri amalia : psikotropik bisa diulang/iter dengan pemberian tanda khusus pada obat tersebut seperti dengan spidol biru dan selotip bening agar tidak terjadi manipulasi jumlah yang diresepkan

      Delete
  4. nhia syafitry9 Feb 2013 07:33:00

    terima kasih...:)
    ilmu ini sangat berguna untuk saya:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama mba nhia, semoga bermanfaat untuk semuanya..

      Delete
  5. mas ijin mencantumkan web inidi blog saya yah,

    ReplyDelete
    Replies
    1. silahkan mas agung chandra, semoga bermanfaat

      Delete
  6. sukron katsir...sangat membantu

    ReplyDelete
  7. Apa dampak orang yg habis konsumsi narkotika cabut gigi ??? Apa bahaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perlu spesifikasi jenis narkotika yang dikonsumsi karena ada lebih dari 5 jenis narkotika yang beredar di indonesia. semoga membantu, terimakasih

      Delete

My Ping in TotalPing.com Top Blogs Page Ranking Tool TopBlogIndonesia.com