Halaman Konsultasi Obat bisa diakses melalui Konsultasi Apoteker (klik pada judul)

Apoteker


Pembacaan Sumpah Apoteker UII
Apoteker adalah suatu profesi yang mempunyai keahlian dan kewenangan di bidang kefarmasian baik di apotek, rumah sakit, industri, pendidikan, dan bidang lain yang masih berkaitan dengan bidang kefarmasian. Pendidikan Apoteker dimulai dari pendidikan sarjana S1 Farmasi kurang lebih empat tahun, ditambah satu tahun  pendidikan profesi apoteker. Apoteker di Indonesia bernaung dibawah organisasi profesi Apoteker yang disebut Ikatan Apoteker Indonesia (IAI). Seorang apoteker yang baru lulus uji kopetensi akhir juga disumpah seperti profesi kesehatan lainnya seperti dokter.

Lafal Sumpah Apoteker yang disahkan pada tanggal 20 September 1962 oleh Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Sukarno dalam Peraturan Pemerintah no. 20 tahun 1962 tentang lafal sumpah/janji Apoteker

Demi Allah saya bersumpah bahwa :
  1. Saya akan membaktikan hidup saya guna kepentingan perikemanusiaan terutama dalam bidang kesehatan
  2. Saya akan merahasiakan segala sesuatu yang saya ketahui karena pekerjaan saya dan keilmuan saya sebagai apoteker
  3. Sekalipun diancam, saya tidak akan mempergunakan pengetahuan kefarmasian saya untuk sesuatu yang bertentangan dengan hukum perikemanusiaan
  4. Saya akan menjalankan tugas saya dengan sebaik-baiknya sesuai dengan martabat dan tradisi luhur jabatan kefarmasian
  5. Dalam menunaikan kewajiban saya, saya akan berikhtiar dengan sungguh-sungguh supaya tidak terpengaruh oleh pertimbangan Keagamaan, Kebangsaan, Kesukuan, Politik Kepartaian, atau Kedudukan Sosial
  6. Saya ikrarkan sumpah ini dengan sungguh-sungguh dan penuh keinsyafan.

  

Aji Wibowo,S.Farm.,Apt
Semoga Bermanfaat Wallahu a’lam bishshawab

7 comments:

  1. apakah sanksi bagi apotek yg buka tanpa apoteker ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukan sanksi yg diberikan tapi jelas tidak diperbolehkan berdiri. kalau sanksi terdengar bahwa Apotek sudah berdiri tapi tidak ada Apoteker, sedangkan dalam peraturan disebutkan pendirian Apotek wajib oleh dan ada Apotekernya sebagai penanggungjawab Apotek tersebut.

      Delete
    2. tapii bila d laporkan ke dinas kesehatan apakah apotek tersebut bisa d tutup atau bagaimana ?
      terima kasih sebelum ny

      Delete
    3. lain persoalan mas Randi Pratama

      pertama Apotek sudah berdiri dan tidak ada Apotekernya walaupun ada nama Apoteker Penanggungjawab tertulis di Apotek. kasus ini akan berbeda dengan
      kedua Proses mendirikan suatu Apotek tanpa adanya Apoteker.

      pertanyaan mas randi yg lalu merujuk pada kasus kedua sehingga bukan sanksi lagi yg diberikan tetapi jelas tidak diperbolehkan.

      jika kasus yg terjadi adalah yg kedua maka ada sanksi dari dinkes dan IAI setempat

      Delete
  2. Artikel yang bagus sobat :-). Kita tunggu artikel selanjutnya. Blh berkunjung balik ke web kami http://pharmacist.pharmacy.uii.ac.id/

    Trima kasih sebelumnya ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. weeealaah ono mas habib Admin Apoteker UII toh hahaa.. matursuwun mas habib, monggo dikomentari coretan2 lainnya

      Delete
  3. mas klo apotekerx mengundurkan diri trus apotekx ttap buka gmna ?? mksi

    ReplyDelete

Top Health blogsMy Ping in TotalPing.com Top Blogs Page Ranking Tool TopBlogIndonesia.com