Inovasi Obat Kanker Payudara

Masih ingat dengan film drama tahun 2008 dengan judul “Living proof” ? penikmat film drama pasti ingat dengan sensitifnya cerita yang dibawakan dalam film itu yang ternyata adalah sebuah “true story movie” yang bercerita tentang dedikasi seorang  Professor kedokteran onkologis  Dennis Slamon, dalam penelitian menemukan pengobatan kanker payudara serta memperjuangkan perizinan dari FDA (Food and Drug Admistration) sampai akhirnya obat tersebut dapat digunakan di 99 negara termasuk indonesia dengan harga paling murah 21jt/400 mg. Harga yang sangat mahal untuk beberapa mililiter obat sehingga perlu waspada pemalsuan obat.


Herceptin adalah nama paten obat tersebut dengan bahan aktif trastuzumab, merupakan obat kanker payudara yang diperuntukkan bagi mereka yang gagal dalam kemoterapi. Kanker payudara masih menempati posisi tertinggi sebagai kanker pembunuh wanita di seluruh dunia. Namun sayangnya sejauh ini pengobatan yang diberikan masih belum optimal dalam menahan pertumbuhan sel kankernya. menurut ilmu onkologi ada 3 macam penyebab kanker payudara yaitu :
  1. Kanker payudara yang disebabkan karena reaksi hormonal, kasus terbanyak 60-70 %
  2. Ekspresi protein pembelah sel yang bernama HER2 (human epidermal growth factor receptor-2) secara berlebihan, kasus 20-30%
  3. Tidak masuk ke dalam keduanya (belum diketahui pasti)
Penyebab paling parah adalah akibat overekspresi HER2 karena lebih ganas, berkembang lebih cepat, lebih mudah mengalami metastasis dan lebih resisten terhadap obat standar. HER2 adalah suatu protein yang diproduksi oleh gen yang potensial menyebabkan kanker. Protein ini berperan sebagai antena yang menerima sinyal untuk perkembangan sel kanker dengan cepat dan mematikan. Trastuzumab adalah antibodi yang didesain untuk membidik dan menghambat fungsi HER2, suatu protein yang ditemukan dalam jumlah besar pada permukaan beberapa sel kanker payudara. Trastuzumab juga merangsang sistem kekebalan untuk menghancurkan sel kanker. Obat ini berbasis antibodi pertama yang digunakan untuk pengobatan kanker payudara, suatu kanker yang paling sering didiagnosa pada wanita.

Antibodi Monoklonal (Monoclonal Antibody Therapy)
Terapi antibodi monoklonal merupakan bentuk pasif dari imunoterapi, karena antibodi dibuat dalam kuantitas besar di luar tubuh (di laboratorium). Jadi terapi ini tidak membutuhkan sistem imun pasien untuk bersikap aktif melawan kanker. Antibodi diproduksi secara masal dalam laboratorium dengan menggabungkan sel myeloma (tipe kanker sumsum tulang) dari sel B mencit yang menghasilkan antibodi spesifik. Tim Ilmuwan Prof. Dr. Dennis Slamon membuat antibodi monoklonal yang mampu bereaksi dengan antigen spesifik berbagai jenis sel kanker. Dengan ditemukannya lebih banyak lagi antigen kanker, berarti akan semakin banyak antibodi monoklonal yang bisa digunakan untuk terapi berbagai jenis kanker.

Trastuzumab memiliki efek samping lebih ringan dibandingkan dengan kemoterapi standar, dimana pasien mengalami gejala ringan sampai sedang seperti menggigil dan demam, terutama terjadi dengan infus pertama. Trastuzumab tidak mengganggu sel-sel sehat termasuk sel-sel darah dan sel-sel kekebalan lainnya. Trastuzumab tidak memberikan efek samping yang sering terjadi pada kemoterapi standar seperti rambut rontok, penekanan sumsum tulang (kurang dari 1%), kemungkinan interaksi obat sariawan dan muntah yang hebat, sehingga tidak memerlukan penggunaan obat anti muntah. Walaupun begitu Trastuzumab tetap memiliki efek samping yaitu gangguan fungsi jantung, reaksi infus.

Saat ini sedang dilakukan inovasi dari Trastuzumab yang berbentuk injeksi subkutan oleh perusahaan farmasi Roche yang berbasis di Basel, Swiss. Injeksi lewat suntikan di bawah kulit paha, sama seperti suntikan insulin dan diharapkan bisa dilakukan secara mandiri oleh pasien sehingga pasien merasa lebih nyaman. Studi ini akan menggunakan dua metode, yang pertama berupa suntikan yang bisa diberikan hanya dalam waktu 5 menit, tentu berbeda dengan infus yang harus diberikan selama 30-90 menit. Kemudian ada juga alat injeksi mandiri dan otomatis yang juga hanya perlu diberikan selama 5 menit. Di Indonesia, studi inovasi ini dilakukan di lima pusat kanker dan melibatkan 60 pasien serta 15 pakar bidang onkologi. Keenam pusat kanker itu diantaranya RS Dr. Sardjito (Yogyakarta), RS Hasan Sadikin (Bandung), RS Cipto Mangunkusumo dan RS Dharmais (Jakarta) serta RS Dr. Soetomo (Surabaya).

Studi inovasi obat kanker payudara ini menekankan kenyaman dan keamanan pasien kanker payudara yang menggunakan terapi Trastuzumab. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menemukan metode pengobatan yang lebih praktis, durasi pengobatan jangka panjang yang harus dihadapi pasien kanker payudara menjadi terasa tidak begitu membebani karena tidak perlu opname di rumah sakit. Selain itu dari segi keamanan diharapkan injeksi subkutan yang tengah diupayakan oleh Roche ini bisa memperkecil efek samping dari Trastuzumab yang selama ini diberikan secara infus intravena yang ternyata penyebab gangguan fungsi jantung maka obat baru ini diharapkan bisa memperkecil risiko gangguan fungsi jantung tersebut.

Tahapan Fase Kanker Payudara

Aji Wibowo,S.Farm.,Apt
Semoga Bermanfaat Wallahu a’lam bishshawab
Sumber : Roche.com, innovation.org, medscape.com, medicalprogresstoday.com, youtube.com, health.detih.com
Kami mengharapkan kritik dan saran anda dengan memberikan komentar dibawah coretan ini
Berikan Apresiasi anda jika coretan ini bermanfaat dengan klik like fanpage Blog ini klik Dunia Farmasi atau klik Tombol Like pada kotak Facebook Fanpage dibawah coretan ini, Terimakasih. “Knowledge is nothing without sharing”

Comments

  1. Doeѕ your blog have a contаct page? I'm having a tough time locating it but, I'd likе tο shoot you аn e-mаil.

    Ӏ've got some suggestions for your blog you might be interested in hearing. Either way, great blog and I look forward to seeing it expand over time

    ReplyDelete
    Replies
    1. thanks you for your comment and advice for my blog please feel free to contact me on farmatika[at]Gmail.com

      Delete

Post a Comment

Terimakasih, Komentar anda berisi :

1. Nama Komentator adalah Nama anda sebenarnya

2. Kalimat Sopan, Bijak, Positif dan sesuai dengan Topik Coretan (Baca : Tulisan)

3. Promosi, Link Hidup, dan Spam akan saya tempatkan khusus di Folder Spam

# Diharapkan tidak melakukan duplikat konten, agar blog anda tidak dilaporkan.

# Maaf jika komentar anda tidak langsung dibalas karena kesibukan Offline saya.


Popular posts from this blog

Pengobatan Terkilir atau Keseleo

Cara Identifikasi Keaslian Obat

Tiga Obat Kuat Menggemparkan Kaum Pria