Fitofarmaka
![]() |
| Logo Fitofarmaka |
Fitofarmaka adalah obat tradisional dari bahan alam yang dapat disetarakan dengan obat modern karena proses pembuatannya yang telah terstandar, ditunjang dengan bukti ilmiah sampai dengan uji klinik pada manusia dengan kriteria memenuhi syarat ilmiah, protokol uji yang telah disetujui, pelaksana yang kompeten, memenuhi prinsip etika, tempat pelaksanaan uji memenuhi syarat. Dengan uji klinik akan lebih meyakinkan para profesi medis untuk menggunakan obat herbal terstandar di sarana pelayanan kesehatan. Masyarakat juga bisa didorong untuk menggunakan obat herbal karena manfaatnya jelas dengan pembuktian secara ilmiah.
Adapun masyarakat menggunakan bahan alam yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggalnya menggunkan sebagai obat tradisional atau jamu maka dari itu isi makalah ini membahas tentang resep obat tradisional dan bukti penggunaannya di masyarakat.
Produk Fitofarmaka yang sudah disetujui BPOM
Nodiar/tablet : untuk pengobatan diare nonspesifik
Rheumaneer/kapsul : untuk pengobatan nyeri sendi ringan sampai sedang
Stimuno/kapsul : sebagai immunomodulator dan sebagai terapi adjuvan dalam pengobatan tuberkulosa
X-gra/kapsul : untuk disfungsi ereksi dengan atau tanpa ejakulasi dini
Tensigard agromed/kapsul : untuk menurunkan tekanan darah sistolik/diastolik pada hipertensi ringan hingga sedang
Fitofarmaka dapat dikatakan sebagai obat herbal tertinggi dari Jamu dan Herbal Terstandar karena proses pembuatannya sudah mengadopsi CPOB dan sampai uji klinik pada manusia.
Aji Wibowo,S.Farm.,Apt.,M.P.H
Semoga Bermanfaat Wallahu a’lam bishshawab

makasih kak aji wibowo S,farm apt ..
ReplyDeletekrn ini tugasku jadi dech .. hehe :)
Alhamdulillah bisa membantu tugas mba' dian mei saputri. tapi jangan cuma copas aja yah hehee..kalau untuk tugas perlu ada analisis atau tambahan reverensi yg lebih lengkap dari yg saya tulis di sini
Deleteada yang tau gimana cara dapetin obat rheumeneer???
ReplyDeletesilahkan kontak langsung pada apotek terdekat jika tidak ada mba' inassa bisa memesannya dari Apotek
Deletekode registrasi fitofarmaka bagaimana yaa??
ReplyDeletekode registrasi Fitofarmaka hampir mirip dengan kode registrasi Obat Lainnya
Deletekode awal adalah FF= Fitofarmaka serta ada 9 digit kode angka yaitu :
dua digit pertama : Tahun Pendaftaran Produk
satu dikit kedua : Bentuk perusahaan; 1= Industri Farmasi, 2= IOT, 3= IKOT, 4= Importir
satu digit ketiga : Bentuk sediaan; 1= Rajangan, 2= Serbuk, 3= Kapsul, 4= Pil, granul, boli/bolus, pastiles, jenang/dodol, 5= Tablet/kaplet, 6= cairan, 7= Salep/krim, 8= Koyo/plester, 9= Bentuk lain.
lima digit terakhir : Nomor urut produk
Salam Apoteker
mau tanya ni kak...yang saya tahu produk fitofarmaka kan tidak telalu banyak. sebenarnya apa sih yang menjadi kesulitan atau kendala suatu produk untuk menjadi fitofarmaka? makasih...
ReplyDeleteInformasi dari salah satu perusahaan yang memproduksi fitofarmaka : untuk penelitian obat herbal sampai uji klinik pada manusia (Fitofarmaka) biayanya mencapai Rp 10-50 miliar. Sementara anggaran penelitian dari pemerintah untuk penelitian obat herbal maksimal hanya sekitar Rp 60 juta. Yap lagi-lagi terkendala pada biaya, hal ini berbeda dengan tetangga utara kita yang bisa memberikan biaya sampai miliaran untuk penelitian yang dikerjakan oleh para ahlinya
DeleteKak Aji, sy mau tanya. Apakah penelitian Fitofarmaka hanya diperuntukan utk perusahaan? Apakah penelitian S-1 dibidang Farmakologi bisa dijadikan fitofarmaka?
DeletePenelitian pada tingkat produk fitofarmaka saat ini baru bisa dilakukan oleh suatu perusahaan produsen obat karena biaya yang digunakan sangat besar. Penelitian S1 pada bidang farmakologi terbatas pada penelitian efek dari suatu zat aktif bahan tradisional. Contoh : agen anti kolesterol yang diekstrak dari limbah kulit udang. penelitian S1 baru sebatas hal tersebut belum sampai pada tingkat produk fitofarmaka yang memerlukan penelitian klinis pada manusia
DeleteIni harus di update nih, kan fitofarmaka sudah ada 7 kalo gak salah.
ReplyDeleteTerimakasih atas info yang diberikan Mba Feby Anggraini, Mei 2013 Ketua BPOM sedang menguji dokumen penelitian 4 CALON produk Fitofarma baru yaitu disolf (untuk membantu memperbaiki sirkulasi darah), dismeno, (membantu meredakan nyeri haid), inclacin (untuk memperbaiki resistensi insulin) dan redacid dari PT Dexa Medica. Artinya produk tersebut masih dalam tahap "naik kelas" karena sampai saat ini label yang tercantum pada produk tersebut masih "Jamu" bahkan belum menyentuh "Obat Herbal Terstandar" urutan "Naik Kelas" produk tersebut adalah Jamu --> Obat herbal Terstandar --> Fitofarmaka
Deletemau tanya apakah fitofarmaka dan fitomedisin itu sama?produk-produk fitomedisin itu seperti apa?
ReplyDeleteFitomedisin adalah penggunaan bagian tumbuhan untuk tujuan pengobatan. Fitofarmaka adalah obat tradisional dari bahan alam yang dapat disetarakan dengan obat modern. jadi Fitofarmaka adalah produknya. Fitomedisin adalah istilah penggunaan produk fitofarmaka untuk pengobatan pasien.
DeletePak Aji, mo nanya kalo supply chain produk kategori fitofarmaka seperti apa ya? Tidak hanya sekadar dilihat dr proses ada tidaknya pengujian, tapi lebih kepada rantai nilai yg lebih detil. Apakah ada info terkait hal ini? Terima kasih.
ReplyDeleteMaaf ibu Ariana, saya tidak memiliki info nyata terkait bagaimana supply chain industri farmasi produk Fitofarmaka
Deletebagaimana sejarah Fitofarmaka ??
ReplyDeleteblog yang sangat membangun dalam mempelari ilmu fitofarmasi
ReplyDelete